Bengkalis,www mediaaktualitas.com
Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Bengkalis terus diperkuat.
Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Riau, Kombes Pol Ino Harianto, turun langsung meninjau lokasi kebakaran di Jalan Akit Jaya, Desa Kembung Baru, Kecamatan Bantan, Senin (6/4/2026).
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kondisi terkini di lapangan sekaligus memberikan dukungan moril kepada personel gabungan yang telah bekerja keras memadamkan api selama hampir dua pekan.
Dalam keterangannya, Kombes Ino menegaskan bahwa penanganan Karhutla dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur, baik dari Polri, TNI, maupun instansi terkait lainnya.
“Penanganan Karhutla ini kita lakukan dengan konsep kolaboratif atau multihelix.
Semua pihak terlibat untuk memastikan upaya pemadaman dan pengendalian berjalan maksimal,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh petugas di lapangan yang tetap bersemangat menghadapi kondisi berat selama proses pemadaman berlangsung.
“Kami hadir untuk memberikan semangat kepada seluruh personel yang sudah bekerja tanpa kenal lelah dalam menangani Karhutla ini,” tambahnya.
Selain fokus pada upaya pemadaman, aspek penegakan hukum juga menjadi perhatian serius.
Kombes Ino menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir pelaku pembakaran lahan, baik yang dilakukan dengan sengaja maupun akibat kelalaian.
“Penegakan hukum tetap menjadi prioritas. Siapapun yang terbukti menyebabkan Karhutla akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, sepanjang tahun 2025, Polda Riau telah menetapkan 70 tersangka kasus Karhutla.
Sementara pada awal tahun 2026, sebanyak 17 tersangka kembali diamankan setelah melalui proses penyelidikan.
“Dari hasil penyelidikan, ada yang dilakukan secara sengaja dan ada pula karena kelalaian,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar menyampaikan bahwa dampak Karhutla di wilayahnya cukup signifikan.
Berdasarkan data sementara, sekitar 100 hektare lahan gambut di Pulau Bengkalis telah terbakar.
“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga lingkungan. Jika alam kita jaga, maka alam juga akan menjaga kita,” ujarnya.
Dalam peninjauan tersebut, Kombes Ino turut didampingi sejumlah pejabat, di antaranya Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, Asops Kasdam I/Bukit Barisan Kolonel Rendra, Kabid TIK Polda Riau Kombes Pol Andi Yul, serta jajaran lainnya.
Turut hadir Sekretaris Daerah Bengkalis dr. Ersan Saputra bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor dalam mempercepat penanganan Karhutla sekaligus memastikan langkah pencegahan dan penegakan hukum berjalan optimal di wilayah tersebut.
**Tina H












