PADANGSIDIMPUAN – Ketua DPD Pemuda Karya Nasional (PKN) Kota Padangsidimpuan, Afrizal Harahap, S.H., menyoroti kondisi arus lalu lintas di depan SMP Negeri 1 Kota Padangsidimpuan yang dinilai semakin semrawut akibat maraknya pengendara melawan arus.
Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya para pelajar yang setiap hari melintasi kawasan tersebut.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah pengendara sepeda motor diduga tidak mematuhi ketentuan arus lalu lintas satu arah. Akibatnya, kendaraan yang melintas dari arah berlawanan menimbulkan kesemrawutan dan meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.
Afrizal Minta Dishub Segera Evaluasi Kondisi Jalan
Afrizal menilai, kondisi tersebut harus segera mendapatkan perhatian Pemerintah Kota Padangsidimpuan, terutama Dinas Perhubungan (Dishub) sebagai instansi yang memiliki kewenangan dalam pengaturan, pengawasan, serta penyediaan perlengkapan lalu lintas sesuai ketentuan.
Menurutnya, keberadaan rambu-rambu lalu lintas yang jelas sangat diperlukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa ruas jalan tersebut merupakan jalur satu arah.
Jangan sampai ketidakjelasan rambu maupun lemahnya pengawasan menyebabkan pengendara mengabaikan aturan yang berlaku.
“Jangan sampai kita harus menunggu adanya korban kecelakaan terlebih dahulu baru kemudian dilakukan pembenahan. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Kami melihat langsung kondisi di lapangan, di mana pengendara yang melawan arus semakin marak dan tata tertib berlalu lintas seolah-olah tidak lagi diperhatikan,” tegas Afrizal.
Kawasan Pendidikan Harus Mendapat Perhatian Khusus
Ia juga mengingatkan bahwa lokasi tersebut merupakan kawasan pendidikan yang setiap harinya dilalui para siswa dan siswi SMP Negeri 1 maupun pelajar sekolah dasar (SD).
Karena itu, keselamatan anak-anak sekolah harus menjadi perhatian utama seluruh pihak terkait. Aktivitas kendaraan yang tidak tertib di kawasan pendidikan dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan para pelajar, terutama pada jam masuk dan pulang sekolah.
Afrizal meminta Dishub Kota Padangsidimpuan segera turun ke lapangan untuk melakukan evaluasi, memastikan ketersediaan rambu lalu lintas satu arah, memasang tanda larangan melawan arus, serta meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.
Minta Satlantas Polres Padangsidimpuan Turut Bertindak
Selain menyoroti peran Dinas Perhubungan, Afrizal juga meminta Polres Padangsidimpuan, khususnya Satuan Lalu Lintas (Satlantas), meningkatkan patroli dan melakukan penertiban terhadap pengendara yang melanggar aturan lalu lintas.
Menurutnya, sinergi antara Dishub dan Satlantas sangat diperlukan agar persoalan tersebut tidak terus berlarut-larut dan berujung pada kecelakaan yang merugikan masyarakat.
“Kritik ini bukan untuk mencari kesalahan pihak mana pun, melainkan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral kami terhadap keselamatan masyarakat. Kami ingin Kota Padangsidimpuan menjadi kota yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan, sejalan dengan semangat Padangsidimpuan Mantap,” ungkapnya.
Di akhir penyampaiannya, Afrizal berharap Pemerintah Kota Padangsidimpuan melalui Dinas Perhubungan bersama Satlantas Polres Padangsidimpuan segera mengambil langkah nyata.
Menurutnya, kawasan pendidikan semestinya menjadi lingkungan yang aman bagi para pelajar, bukan justru menjadi lokasi yang berpotensi mengancam keselamatan akibat ketidaktertiban berlalu lintas.
“Tertibkan sebelum terjadi kecelakaan. Keselamatan pelajar dan masyarakat harus menjadi prioritas, bukan sekadar slogan,” tutup Afrizal Harahap, S.H.
Laporan: Arif.S
Penerbit Redaksi mediaaktualitas








