Pekanbaru,www.mediaaktualitas.com
Gelombang kebangkitan politik berbasis rakyat mulai menguat di Provinsi Riau. Peri Akri resmi menerima mandat dari Ketua Umum DPP Partai Rakyat Indonesia (PRI), Muhammad Nazaruddin, untuk memimpin pembentukan sekaligus penguatan struktur partai di seluruh wilayah Riau.
Penugasan tersebut tertuang dalam Surat Tugas DPP PRI Nomor 247/ST.DPD/INT/DPP-PRI/IV/2026, yang menetapkan Peri Akri sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PRI Provinsi Riau.

“Ini bukan sekadar penugasan, ini panggilan perjuangan. Kami ingin membangun kekuatan politik yang benar-benar lahir dari rakyat dan bekerja untuk rakyat,” tegas Peri Akri, Kamis (23/04/2026).
Konsolidasi Besar, PRI Buka Ruang untuk Masyarakat
Sebagai langkah awal, Peri Akri menegaskan bahwa PRI Riau akan segera melakukan konsolidasi besar-besaran dengan membentuk kepengurusan di seluruh kabupaten dan kota.
Tak hanya itu, partai juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam gerakan politik yang bersih, terbuka, dan berpihak pada rakyat kecil.
Struktur partai akan dibangun hingga ke tingkat paling bawah, mulai dari kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan hingga Rukun Warga (RW).
“Ini bukan partai elit. Ini rumah besar bagi masyarakat. Siapa pun yang punya semangat membangun daerah, kami persilakan bergabung,” ujar Peri Akri.
PRI Tawarkan Wajah Baru Politik
Mengusung semangat “dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat”, Partai Rakyat Indonesia hadir sebagai alternatif baru dalam dunia politik yang lebih dekat dengan masyarakat dan nyata dalam kerja.
Peri Akri menegaskan bahwa PRI tidak hanya berorientasi pada kekuasaan, tetapi juga fokus pada solusi konkret, keberpihakan kepada masyarakat, serta gerakan nyata di lapangan.
“Sudah saatnya rakyat tidak hanya menjadi penonton. PRI hadir mengajak masyarakat menjadi pelaku perubahan,” katanya.
Target 12 Daerah, Ajak Semua Elemen Bergerak
Dengan target konsolidasi di 12 kabupaten/kota di Riau, PRI optimistis dapat menjadi kekuatan politik baru yang diperhitungkan ke depan.
Gerakan ini juga menjadi ajakan terbuka bagi generasi muda, tokoh masyarakat, akademisi, hingga seluruh elemen untuk ikut berkontribusi dalam membangun masa depan daerah.
“Kalau bukan kita yang bergerak, siapa lagi? Ini waktunya kita bangun Riau bersama,” tegasnya penuh semangat.
Ajakan Terbuka untuk Bergabung
Di akhir pernyataannya, Peri Akri mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu bergabung dan menjadi bagian dari perubahan.“PRI adalah milik kita semua. Mari bergabung, berjuang, dan kita buktikan bahwa kekuatan rakyat adalah kekuatan yang sesungguhnya,” tutupnya.***
penulis:Rahmat/Tim
penerbit: Redaksi










