DUMAI –mediaaktualitas.com
Seorang pemuda yang sebelumnya dilaporkan hilang saat memancing di aliran Sungai Mampu, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu pagi (19/7/2026).
Baca juga:Demam Final Piala Dunia 2026, Pemko Dumai Gelar Nobar Akbar Berhadiah di TBG
Korban diketahui bernama Irwan Kurniawan alias Ajib (21), yang tinggal di rumah kakak kandungnya di Jalan Bambu, RT 18, Kelurahan Lubuk Gaung. Korban diduga menjadi korban serangan buaya saat sedang memancing di pinggiran Sungai Mampu, tepatnya di sekitar kawasan PT SDO.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga di lokasi, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu malam (18/7/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu korban sedang memancing seorang diri di tepi Sungai Mampu.
Tak lama kemudian, suasana mendadak berubah mencekam setelah korban diduga diterkam seekor buaya dan diseret ke dalam sungai hingga menghilang dari pandangan warga.
Laporan mengenai hilangnya korban langsung diteruskan kepada warga sekitar dan tim penyelamat. Upaya pencarian pun dilakukan sejak malam hari dengan menyisir aliran Sungai Mampu.
Ditemukan Setelah Pencarian Intensif
Setelah dilakukan pencarian selama beberapa jam, jasad korban akhirnya berhasil ditemukan pada Minggu pagi sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 WIB.
Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan bersama masyarakat yang ikut membantu pencarian.
“Mayat korban baru berhasil ditemukan dan dievakuasi tadi pagi sekitar pukul 09.00 atau 10.00 WIB berdasarkan informasi dari warga di lapangan,” ujar salah seorang warga setempat.
Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan dimakamkan oleh pihak keluarga.

Warga Diimbau Lebih Waspada
Peristiwa tragis ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar bantaran Sungai Mampu agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memancing atau berada di tepi sungai pada malam hari.
Warga berharap adanya langkah antisipasi dari pihak terkait guna meminimalisir potensi serangan satwa liar di kawasan tersebut sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.
Liputan langsung:Bengs/Jebat
Penerbit Redaksi mediaaktualitas








