Example floating
Example floating
DaerahMandailing NatalSumatera Utara

HUT Pramuka ke-65, Gudep SMA Negeri 1 Sinunukan Perkuat Pendidikan Karakter dan Jiwa Kepemimpinan

mediaaktualitas
0
×

HUT Pramuka ke-65, Gudep SMA Negeri 1 Sinunukan Perkuat Pendidikan Karakter dan Jiwa Kepemimpinan

Sebarkan artikel ini

SINUNUKAN — Gugus Depan (Gudep) 20.201 dan 20.202 Ambalan Ki Hajar Dewantara dan Dewi Sartika SMA Negeri 1 Sinunukan menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Gerakan Pramuka di halaman sekolah, Jumat (14/8/2026).

 

Upacara berlangsung khidmat dan tertib serta diikuti anggota Pramuka bersama unsur pembina Gugus Depan SMA Negeri 1 Sinunukan.

 

Peringatan HUT ke-65 Gerakan Pramuka tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang Gerakan Pramuka di Indonesia, tetapi juga menjadi sarana memperkuat pendidikan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, kerja sama, serta jiwa kepemimpinan peserta didik.

 

Dewan Ambalan Dipercaya Menjadi Pelaksana Upacara

 

Hal menarik dalam pelaksanaan upacara tahun ini adalah keterlibatan langsung Dewan Ambalan dalam mengambil peran sebagai pelaksana kegiatan.

 

Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) bersama jajaran Wakil Mabigus dan anggota Kamabigus memberikan kepercayaan kepada para peserta didik untuk menjalankan sejumlah tugas penting dalam upacara.

 

Kepercayaan tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan dan kaderisasi di lingkungan Gudep 20.201 dan 20.202. Peserta didik tidak hanya ditempatkan sebagai peserta upacara, tetapi diberikan kesempatan untuk belajar mengelola dan memimpin sebuah kegiatan secara langsung.

 

Melalui peran tersebut, para anggota Pramuka dilatih untuk memiliki keberanian tampil di depan umum, bertanggung jawab terhadap tugas, mampu berkomunikasi, mengambil keputusan, serta bekerja sama dengan anggota lainnya.

 

Catur Dipercaya Menjadi Pembina Upacara

Salah satu petugas utama dalam upacara tersebut adalah Catur, siswa kelas XII yang telah mencapai tingkatan Pramuka Penegak Laksana dan menjabat sebagai Pemangku Adat Ambalan.

 

Catur dipercaya menjalankan tugas sebagai Pembina Upacara sekaligus menyampaikan amanat kepada seluruh anggota Pramuka Gudep 20.201 dan 20.202.

 

Kepercayaan tersebut menjadi pengalaman penting bagi Catur sekaligus menjadi contoh nyata penerapan pendidikan kepemimpinan dalam kegiatan kepramukaan.

 

Kesempatan untuk tampil dan memimpin di hadapan rekan-rekannya diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri sekaligus membentuk sikap bertanggung jawab dalam menjalankan amanah.

 

Pemberian tugas kepada peserta didik dalam posisi strategis juga menjadi bagian dari proses kaderisasi agar anggota Pramuka memiliki pengalaman memimpin sejak berada di bangku sekolah.

 

IHSAN Nasution: Pramuka Bukan Sekadar Kegiatan Lapangan

Ketua Kamabigus SMA Negeri 1 Sinunukan, IHSAN Nasution, S.Pd., mengatakan peringatan HUT ke-65 Gerakan Pramuka merupakan momentum penting untuk terus memperkuat pembinaan generasi muda di lingkungan sekolah.

 

Menurutnya, pendidikan kepramukaan tidak hanya berorientasi pada kegiatan di lapangan, tetapi juga merupakan bagian dari proses pembentukan karakter peserta didik.

 

Nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, kerja sama, keberanian dan kepemimpinan terus ditanamkan melalui berbagai kegiatan kepramukaan.

 

«“Pramuka bukan hanya tentang kegiatan di lapangan, tetapi merupakan proses pendidikan karakter. Kami memberikan ruang kepada para anggota untuk belajar bertanggung jawab, mengambil keputusan, berani tampil, dan memimpin. Karena pengalaman-pengalaman seperti inilah yang nantinya menjadi bekal bagi mereka ketika terjun ke tengah masyarakat,” ujar IHSAN Nasution, S.Pd.»

 

Ia menilai pengalaman yang diperoleh peserta didik melalui kegiatan Pramuka memiliki nilai penting dalam membentuk kesiapan mereka menghadapi kehidupan sosial di luar lingkungan sekolah.

 

Kepercayaan kepada Siswa Menjadi Bagian dari Kaderisasi

IHSAN Nasution juga mengapresiasi keterlibatan Dewan Ambalan dalam pelaksanaan upacara, termasuk kepercayaan yang diberikan kepada Catur untuk bertugas sebagai Pembina Upacara.

 

Menurutnya, pemberian ruang kepada peserta didik untuk memimpin dan mengambil keputusan merupakan bagian dari proses kaderisasi yang harus terus dilakukan.

 

“Kepercayaan kepada peserta didik untuk mengambil peran dalam kegiatan seperti ini merupakan bagian dari proses kaderisasi. Kami ingin mereka belajar dari pengalaman, berani tampil, mampu menyampaikan gagasan, dan memiliki rasa percaya diri,” katanya.

 

Ia berharap pengalaman tersebut tidak hanya membentuk kepemimpinan siswa di lingkungan Pramuka, tetapi juga menjadi bekal ketika mereka berada di tengah masyarakat.

 

“Harapannya, mereka tidak hanya menjadi pemimpin di lingkungan Pramuka, tetapi juga mampu menjadi pemimpin yang baik di tengah masyarakat dan bangsa,” lanjutnya.

 

Penguatan Nilai Tri Satya dan Dasa Darma

Lebih lanjut, IHSAN Nasution menambahkan bahwa pembinaan kepramukaan di SMA Negeri 1 Sinunukan akan terus diarahkan pada penguatan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.

 

Nilai-nilai tersebut dinilai penting sebagai landasan dalam membentuk generasi muda yang memiliki integritas, kepedulian, kedisiplinan, kemandirian dan tanggung jawab sosial.

Baca juga: PMBDS Dukung Pengukuhan Paskibraka Mandau,Hadir Bersama Camat Riki Rihardi

Menurutnya, pendidikan karakter menjadi semakin penting di tengah perkembangan zaman yang menghadirkan berbagai tantangan bagi generasi muda.

 

“Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, anak-anak kita perlu memiliki pegangan nilai yang kuat. Melalui Pramuka, kita berusaha menanamkan sikap disiplin, gotong royong, kepedulian, keberanian, dan tanggung jawab,” ungkapnya.

 

Ia menilai nilai-nilai tersebut merupakan modal penting bagi peserta didik untuk menghadapi masa depan sekaligus mengambil peran dalam pembangunan bangsa.

 

“Semua itu merupakan modal penting dalam mempersiapkan generasi yang akan membawa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Upacara peringatan HUT ke-65 Gerakan Pramuka Gudep 20.201 dan 20.202 Ambalan Ki Hajar Dewantara dan Dewi Sartika SMA Negeri 1 Sinunukan berlangsung khidmat di halaman sekolah, Jumat (14/8/2026).

 

­HUT Pramuka ke-65 Bukan Sekadar Seremonial

Peringatan HUT ke-65 Gerakan Pramuka di SMA Negeri 1 Sinunukan diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata.

 

Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun karakter peserta didik melalui pengalaman nyata dalam berorganisasi, bekerja sama, menjalankan tanggung jawab, serta belajar memimpin.

 

Keterlibatan Dewan Ambalan dalam pelaksanaan upacara juga menunjukkan bahwa pendidikan kepramukaan memberikan ruang kepada peserta didik untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki.

 

Dengan pembinaan yang dilakukan secara konsisten, Gerakan Pramuka di lingkungan SMA Negeri 1 Sinunukan diharapkan terus menjadi wadah bagi peserta didik dalam mengembangkan potensi diri, membangun karakter, meningkatkan rasa percaya diri, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan.

 

Melalui semangat HUT Pramuka ke-65, Gudep 20.201 dan 20.202 Ambalan Ki Hajar Dewantara dan Dewi Sartika berkomitmen menjadikan pendidikan kepramukaan sebagai salah satu bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda yang berkarakter, mandiri, bertanggung jawab dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa dan negara.

 

 

Laporan:Arif S

Penerbit Redaksi mediaaktualitas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *