Example floating
Example floating
DaerahDumaiRiau

Jalan Dumai–Pelintung Rusak Parah dan Gelap, Warga Desak Perusahaan dan Pemko Dumai Bertindak

mediaaktualitas
0
×

Jalan Dumai–Pelintung Rusak Parah dan Gelap, Warga Desak Perusahaan dan Pemko Dumai Bertindak

Sebarkan artikel ini
Jalan Dumai Pelintung rusak parah dan minim penerangan
Kondisi Jalan Arifin Ahmad yang menghubungkan Dumai dan Pelintung mengalami kerusakan serta minim penerangan pada malam hari.

DUMAI, RIAU – Kondisi Jalan Arifin Ahmad yang menghubungkan Dumai dengan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, kembali mendapat sorotan masyarakat. Jalan tersebut mengalami kerusakan di sejumlah titik dan minim penerangan pada malam hari.

 

Kondisi itu membuat pengguna jalan harus ekstra waspada. Terlebih lagi, ruas jalan tersebut setiap hari dilewati kendaraan berat dari kawasan industri Pelintung.

 

Keluhan warga kembali mencuat pada Kamis (3/9/2026). Masyarakat meminta perusahaan-perusahaan pengguna jalan, pemerintah daerah, unsur Muspida, serta anggota DPRD yang mewakili wilayah Medang Kampai ikut mencari solusi.

 

Jalan Rusak Dilewati Kendaraan Berat

Jalan Dumai–Pelintung menjadi salah satu akses penting bagi aktivitas masyarakat dan kegiatan industri. Selain kendaraan warga, truk bertonase besar juga melintas setiap hari.

Jalan Dumai Pelintung rusak parah dan minim penerangan
Kondisi Jalan Arifin Ahmad yang menghubungkan Dumai dan Pelintung mengalami kerusakan serta minim penerangan pada malam hari.

 

Menurut warga, tingginya aktivitas kendaraan berat ikut mempercepat kerusakan jalan. Karena itu, masyarakat meminta perusahaan pengguna jalan tidak hanya memperhatikan kelancaran aktivitas operasional.

 

Warga juga berharap perusahaan ikut memperhatikan kondisi infrastruktur dan keselamatan masyarakat di sekitar kawasan industri.

 

Salah seorang warga setempat, Amri, menyampaikan kekecewaannya terhadap kondisi jalan yang hingga kini belum mendapat penanganan menyeluruh.

 

“Dari banyak perusahaan di area Pelintung ni yang mobil nyo lalu lalang, ado Wilmar, Ciliandra, PAA, Bukara, Mega Green, Invitec, dan lain-lain. Yang agak adolah betolkan siket jalan selamo ni tak ngumpat lah awak, Wilmar ado lah. Cumo lom semuo yang rosak lak dibetolnyo,” ujar Amri.

 

Menurutnya, perbaikan seharusnya dilakukan secara bersama-sama. Dengan begitu, kerusakan jalan dapat segera ditangani tanpa harus menunggu kondisi semakin parah.

 

Minim Penerangan Membahayakan Pengendara

Selain kerusakan jalan, warga juga mengeluhkan minimnya lampu penerangan jalan umum atau PJU.

 

Kondisi jalan yang rusak menjadi semakin berbahaya ketika malam tiba. Pengendara sepeda motor harus menghadapi lubang dan permukaan jalan yang tidak rata dalam kondisi minim pencahayaan.

 

Amri berharap perusahaan yang memiliki aktivitas angkutan di kawasan tersebut ikut memperhatikan persoalan penerangan jalan.

 

“Kami masyarakat berharap miko orang-orang perusahaan jangan taunyo nak lewat ajo. Tengok jalan tu ajab beno kami masyarakat ni. Sampai jalan besepai pun miko tak peduli, tambah lagi lampu jalan pun tak ado kalau malam,” tegasnya.

 

Ia juga mempertanyakan apakah masyarakat harus melakukan aksi terlebih dahulu agar persoalan tersebut mendapat perhatian.

 

Warga Minta Perusahaan dan Pemerintah Bersinergi

Masyarakat berharap persoalan Jalan Dumai–Pelintung tidak menjadi tanggung jawab satu pihak saja.

 

Menurut warga, perusahaan-perusahaan yang menggunakan akses tersebut dapat berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Dumai. Selain itu, unsur Muspida dan anggota DPRD dari wilayah Medang Kampai juga diharapkan ikut mendorong penyelesaian masalah.

 

Warga juga meminta program tanggung jawab sosial dan lingkungan atau TJSL/CSR perusahaan dapat diarahkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat sekitar.

Baca juga:Gema Bangsa Bengkalis Kejar Struktur Lengkap, Seluruh Kecamatan Ditargetkan Punya DPC

 

Perbaikan jalan dan pemasangan PJU dinilai menjadi kebutuhan mendesak. Langkah tersebut penting untuk mendukung keselamatan pengguna jalan sekaligus menjaga kelancaran aktivitas ekonomi di kawasan industri Pelintung.

 

Warga Tidak Ingin Menunggu Jalan Semakin Rusak

Masyarakat berharap ada langkah nyata sebelum kerusakan Jalan Dumai–Pelintung semakin meluas.

 

Warga juga berharap perusahaan tidak hanya menggunakan akses tersebut untuk kepentingan operasional. Mereka meminta adanya kepedulian terhadap keselamatan masyarakat yang setiap hari menggunakan jalan yang sama.

 

Karena itu, masyarakat meminta seluruh pihak duduk bersama. Pemerintah, perusahaan, DPRD, serta unsur terkait diharapkan mencari solusi yang dapat memberikan manfaat bagi semua pihak.

 

Hingga berita ini diterbitkan, media belum menerima tanggapan resmi dari perusahaan-perusahaan yang disebut warga, Pemerintah Kota Dumai, unsur Muspida, maupun anggota DPRD terkait persoalan Jalan Dumai–Pelintung tersebut.

 

Laporan :Bambang Setiawan/Irwan

Penerbit Redaksi mediaaktualitas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *